PERSENTASE TUTUPAN TAJUK POHON PENAUNG PADA LAHAN AGROFORESTRY KOPI TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN KOPI DI DESA PACCEKKE

Hajawa Hajawa hajawa@unismuh.ac.id
Rosmimi Rosmimi
Jauhar Mukti
Diterbitkan: Juni 15, 2025

Abstract

Budidaya kopi berkelanjutan dengan sistem agroforestry, sangat perlu memperhatikan faktor dari pohon penaungnya. Produktivitas dari kopi dapat dipengaruhi oleh penaungnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persentase tutupan tajuk pohon penaung terhadap produktivitas tanaman kopi pada lahan agroforestry di Desa Paccekke, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pengambilan data di lapangan menggunakan foto hemisfer untuk mengukur intensitas cahaya dan menghitung persentase tutupan tajuk menggunakan perangkat lunak Image-J. Tutupan tajuk diklasifikasikan menjadi tiga kategori yaitu jarang (<30%), sedang (30–70%), dan rapat (>70%). Produktivitas tanaman kopi diukur berdasarkan hasil panen per pohon di masing-masing plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 plot yang diamati, terdapat 2 plot dengan tutupan tajuk jarang, 4 plot sedang, dan 4 plot rapat. Plot dengan tutupan tajuk sedang menunjukkan produktivitas tertinggi, di mana Plot 4 (66,07%) menghasilkan 1 kg kopi per pohon. Sementara itu, produktivitas pada tutupan tajuk rapat dan jarang cenderung lebih rendah. Plot dengan tutupan rapat tertinggi (85,76%) hanya menghasilkan 0,25 kg per pohon, begitu pula pada plot dengan tutupan jarang terendah (26,18%) yang hanya menghasilkan 0,33 kg per pohon.

Hajawa, H., Rosmimi, R., & Mukti, J. (2025). PERSENTASE TUTUPAN TAJUK POHON PENAUNG PADA LAHAN AGROFORESTRY KOPI TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN KOPI DI DESA PACCEKKE. Forest Services, 3(1), 50-67. https://doi.org/10.62142/6p0h6k37
Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama