Karakteristik Biobriket Cangkang Pangi (Pangium Edule Reiwn) Dengan Menggunakan Perekat Tepung Dari Limbah Ampas Sagu Dan Penambahan Getah Pinus

Muthmainnah Muthmainnah
Muh Daud
Hikmah Hikmah hikmah@unismuh.ac.id
Muhammad Tahnur
Jauhar Mukti
Baharuddin Baharuddin
Ifrah Ifrah
Diterbitkan: Agustus 22, 2023
Kata Kunci: Bioenergi, Biobriket, Pangi, Sagu, Pinus

Abstract





Penelitian dilakukan untuk mengetahui perbedaan karakteristik biobriket cangkang pangi (Pangium edule Reiwn) pada berbagai kombinasi kadar perekat tepung dari limbah sagu dengan aditif getah pinus. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap faktorial. Faktor pertama adalah komposisi perekat tepung sagu dengan konsentrasi 8%, 12%, dan 16%, sedangkan faktor kedua adalah penambahan getah pinus 0% dan 5%. Pengamatan ini dilakukan dengan 3 kali ulangan. Untuk mengetahui perlakuan terhadap respon dilakukan analisis sidik ragam kemudian dilanjutkan dengan Tukey Test. Hasil penelitian menunjukkanbahwa briketarangyangdihasilkan dari cangkang kulit pangi dengan menggunakan perekat tepung dari limbah ampas sagu dan penambahan getah pinus memberikan nilai kadar air berkisar antara 3.09-7.53%, kadar zat menguap (volatile meter) 19.40-25.34%, kadar abu 1.62- 3.06%, kadar karbon terikat (fixed carbon) 71.61- 78.96, kerapatan 0.60-0.70 g/cm3, uji tekan 5.12- 7.20 kg/cm3 dan uji nyala 57-132 detik. Pemberian perlakuan yang bervariasi dalam pemberian perekat limbah sagu mempengaruhi kualitas briket arang. Pemberian aditif getah pinus mempercepat penyalaan briket arang cangkang pangi. Kombinasi perlakuan serbuk arang dengan perekat limbah tapioka 12% dan getah pinus 5% merupakan perlakuan optimal dalam meningkatkan kualitas briket arang limbah cangkang pangi dengan penambahan perekat limbah sagu dan aditif berbasis limbah.





Muthmainnah, M., Daud, M., Hikmah, H., Tahnur, M., Mukti, J., Baharuddin, B., & Ifrah, I. (2023). Karakteristik Biobriket Cangkang Pangi (Pangium Edule Reiwn) Dengan Menggunakan Perekat Tepung Dari Limbah Ampas Sagu Dan Penambahan Getah Pinus. Forest Services, 1(01), 9-23. https://doi.org/10.62142/sstt9h52
Articles

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2 3 > >>